Tentang ACCURATE Programing

ACCURATE Accounting Software diciptakan oleh Putera/Puteri Bangsa Indonesia yang berdiri di bawah bendara PT. Cipta Piranti Sejahtera, lebih dikenal dengan sebutan CPSSoft, yang berlokasi di Jakarta.ACCURATE Accounting Software merupakan software pertama yang dikembangkan oleh CPSSoft. Dalam mengembangkan software, CPSSoft selalu menggunakan pinsip dasar 3 M, yaitu Murah, Massal , dan ber-Manfaat.
Pertama kali di luncurkan untuk kalangan umum pada bulan November 1999, dengan memanfaatkan event pameran komputer terbesar diIndonesia setiap tahun yaitu Indocomtech 1999 yang diselenggarakan JHCC, Jakarta. Versi yang diluncurkan pada waktu itu adalah Versi 1.0, dengan nama Accurate2000 Accounting SoftwareACCURATE versi perdana tersebut diluncurkan dengan angka 2000 dibelakang namaACCURATE karena waktu itu software tersebut dikembangkan sudah Y2K Ready, dan target pasarnya adalah pengusaha kecil-menengah yang terganggu dengan millennium bug tapi belum menemukan solusi yang tepat, karena pada waktu, software yang Y2K Ready harganya cenderung belum terjangkau oleh pengusaha kecil.
Pada waktu pameran tersebut , CPSSoft mendapat banyak sekali masukan yang berharga dari para user ataupun calon usernya. Berkat masukan dari user dan mengikuti perkembangan dunia usaha diIndonesia ACCURATE selalu membenah diri dan menyesuaikan dengan perkembangan tersebut. Hingga sekarang telah release versi 4. Pemunculan versi 4 ini tentunya memberikan beberapa kemudahan baru bagi user dalam menerapkan sistem akuntansinya ke dalamACCURATE.
Software Paket
Kali pertama dibuat ACCURATE mengkonsentrasikan pembuatan software paket. Kelebihan software paket adalah harga bisa relatif murah dikarenakan banyak penggunanya. Sedangkan jika membuat software tailor made maka biaya development atas software tersebut ditanggung oleh satu perusahaan atau satu holding company. Jarang perusahaan yang mampu untuk membuat software tailor made ini dikarenakan harganya yang sangat mahal dan waktunya lama.
Sebagai perumpamaan kalalu kita ingin membeli baju, biasanya menjelang lebaran orang-orang sibuk mencari baju baru. Dulu mungkin belum ada pabrik konveksi dan supermarket (mall) sehingga sebulan menjelang lebarang semua penjahit selalu rame. Prosedurnya adalah kita beli kain dulu, lalu datang ke tukang jahit, oleh tukang jahit badan kita diukur, kemudian tukang jahit akan melakukan pekerjaan selama seminggu bahkan lebih jika pesanannya banyak. Selama seminggu itu pula kita menunggu dengan hasil yang “belum jelas”. Maksud belum jelas disini, yaitu kita tidak tahu persis bagaimana nantinya baju itu selesai. Setelah seminggu kita datang ke tukang jahit dan mengambil baju pesanan tersebut, lalu kita coba. Jika tukang jahitnya pengalaman dan professional maka baju itu akan pas dipakai, tetapi jika kurang professional maka baju itu mungkin tidak sesuai dengan yang diharapkan. Mungkin kekecilan, kebesaran, jahitannya kurang bagus dan lainnya. Harga untuk membayar tukang jahit itupun mahal. Gambaran di atas adalah kondisi jika kita membeli software (baju) dengan tailor made (tukang jahit).
Perkembangan jaman sudah mulai berubah, dimana ukuran sebagian besar orang sama. Jika orang yang mempunyai ukuran badan normal, saat ingin membeli baju tidak usah ke tukang jahit, tetapi langsung ke mall. Disana tersedia berbagai macam baju siap pakai dengan berbagai ukuran dan jenisnya. Kita langsung coba, dan kita sudah pasti tahu baju yang akan dibeli nantinya seperti apa. Setelah cocok langsung dibayar dan dapat langsung dipakai saat itu juga. Tentunya harganya relative murah dibandingkan dengan membeli kain lalu jahitin di tukang jahit. Kalalu diamati perkembangan bisnis tukang jahit jarang ada yang sampai besar. Berbeda dengan pabrik konveksi dan mall. Tailor made biasanya dilakukan oleh perusahaan besar “berduit” dan mempunyai sistem yang tidak sama atau ada keunikan tersendiri dengan perusahaan umum lainnya.
Beberapa modul yang dikemas dalam satu paket terdiri dari:
ü Sales/Account Receivable
Sales Order, Delivery Order, Sales Invoice, Sales Return, Customer Receipts
ü Purchase/Account Payable
Purchase Order, Receive Item, Purchase Invoice, Purchase Return, Vendor Payment
ü Item & Inventory
Item, Warehouse, Inventory Adjustment, Item Price Adjustment, Grouping, Item Transfer, dan Job Costing.
ü General Ledger
Company Information, Company Preference, Journal Voucher, General Ledger
ü Cash & Bank
Other Deposit, Other Payments, Bank Transfer, Reconcile, Bank Book
ü Fixed Asset
Fiscal Fixed Asset Type, Fixed Assets Types, Fixed Asset List.
ü Manufacturing (untuk ACCURATE 3 Edisi Enterprise)
Item Standart Cost, Standart Convension Cost, Bill Of Material, Work Order, Work Order Execution, Material Release, Material Adjustment, Product And Material Result, Cancel Production.
Keunggulan ACCURATE
Hampir semua software paket mempunyai karakteristik dan prosedur yag sama, karena yag dibuat berdasarkan hal yang sama yaitu kegiatan dan transaksi perusahaan menghasilkan laporan keuangan perusahaan. Berikut ini adalah alasan mengapa Anda memilih ACCURATEAccounting Software sebagai software akuntansi Anda dibandingkan dengan software paket lainnya :
1. Client Server Technology
2. Multi User dengan tiga tingkat kewenangan yaitu Create, Edit dan Report
3. Multi Currency dengan menghitung otomatis realize & unrealized gain/loss
  1. Multi Unit dengan tiga tingkat perhitungan unit setiap barang
  2. Multi Warehouse (Banyak Gudang)
  3. Multi Discount (Discount Item, Discount Invoice, dan Discount Payments)
  4. Project & Department ( versi Deluxe Edition dan Enterprise Edition)
  5. Real Time Processing dengan Backward & Forward Transaction
  6. Fungsi pilihan tampilan menu dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris
  7. Perubahan Desain template setiap voucher dan invoice
  8. Report yang dapat dicustomize (designer) sendiri oleh user jika memahami proses report dengan Fast Report.
  9. Digit transaksi sampai dengan 15 digit dan dua decimal 920 trilliun (920.000.000.000.000,00).
  10. Keakuratan perhitungan kuantitas barang sampai dengan 4 desimal.
  11. Bisa custom financial statement dengan berbagai macam pengelompokan untuk tipe Balance Sheet dan Income Statement.
  12. Fasilititas Grouping di dalam item yaitu mengelompokkan beberapa barang dalam satu kelompok barang baru dengan tanpa proses penggabungan.
  13. Fasilitas Job Costing yaitu mengelompokkan barang dalam satu kelompok barang baru dengan proses penggabungan dan dengan nilai cost yang baru.
  14. Fitur Extract Import yang memungkinkan Anda mengekstrak transaksi penjualan dari perusahaan cabang untuk dikirimkan ke perusahaan pusat.
Client Server
Pada awal tahun 1980-an, hampir semua aplikasi database berjalan pada perangkat komputer stand alone. Kalau ada yang ingin menjalankan aplikasi, mereka harus pergi ke komputer dimana aplikasi itu berada dan menjalankannya hanya dari sana (tempat komputer berada).
Seiring dengan berkembangnya teknologi komputer, demikian juga perkembangan database mengikutinya. Pada pertengahan tahun 1980, aplikasi database berevolusi menjadi multi user. Jadi Anda tidak perlu harus pergi ke tempat komputer berada, Anda dapat melakukan input data dimana saja di komputer yang terhubung dengan jaringan (intranet, LAN, Internet). Bersama dengan database yang tersimpan di file server sehingga semua orang dalam jaringan bisa menjalankan aplikasi yang sama. Sekaligus juga bisa memastikan data untuk semua pengguna sinkron karena hanya ada satu copy database yang tersimpan di file server.
Dari sudut pandang aplikasi, file database yang berada di file server seakan-akan berada di hardisk local. Jika salah satu komputer pengguna memerlukan, misalnya ingin mencari data barang berupa TELEVISI AA, maka aplikasi akan mencari di index file. Berdasarkan informasi yang didapatkan dari index kemudian aplikasi akan menunjukkan tempat di mana informasi mengenai TELEVISI AA bisa didapatkan. Kalau berdasarkan index tidak didapatkan data TELEVISI AA, maka aplikasi akan melakukan pencarian sekuensial (membaca record demi record). Hal ini bukan saja lambat, tetapi membebani jaringan dengan network traffic yang besar. Sampai pada tahun 1990-an ukuran database yang bertambah besar dan jaringan komputer yang semakin besar mulai merevolusi aplikasi database multi user ber-migrasi ke mode client/server. Dari persfektif di atas aplikasi tidak bisa langsung melihat file database, hanya server databasenya saja yang dapat melakukannya. Aplikasi mengerjakan tugas jauh lebih sedikit karena tidak perlu meng-index database. Proses aplikasi terbagi dua, antara server database dan PC lokal sebagai client.
Aplikasi database dalam lingkungan client/server kalau dibandingkan dengan PC dalam jaringan LAN, dimana PC dalam jaringan LAN me-request file dari file server sementara aplikasi client/server me-request data dari server database. Sisi client berupa aplikasi berjalan di PC lokal, sedangkan sisi server berjalan di server database. Masing-masing aktif menjalankan fungsi masing-masing.
Mengapa Client/Server?
Berikut alasan-alasan bagus mengapa ACCURATE mengadopsi teknologi client/server:
· Fleksibilitas
Dibandingkan dengan model desktop database terdahulu yang memaksa Anda menggunakan tools tertentu untuk jenis database tertentu pula. Lingkungan client/server memungkinkan Anda untuk memilih beragam tools yang sesuai untuk memberikan solusi yang diperlukan. Jika Anda memerlukan aplikasi yang komplit, Anda bisa menggunakan Delphi, Visual Basic atau berbagai macam tools yang mendukung server database. Anda bisa menggunakan tools itu tanpa harus membuang database Anda yang lama. ACCURATEAccounting Software dibuat dari bahasa program Delphi.
· Mengurangi Traffic Network
Salah satu komponen yang paling mahal dalam sistem jaringan adalah bandwidth. Semakin banyak user di dalam satu jairngan seiring dengan bertambah besarnya database, usaha untuk melindungi dan me-maintain bandwidth semakin rumit. Sekelompok besar user yang kebetulan bersama-sama melakukan pencarian dari database yang besar melalui jaringan bisa membuat sistem jaringan tersebut HANG. Migrasi ke lingkungan client/server akan mengurangi beban jaringan karena PC client hanya mengirimkan request for data sementara server hanya mengirimkan jawaban yang diperlukan saja, jadi bukan keseluruhan file database yang dikirimkan.
· Kapasitas
Ukuran maksimum sebuah table paradox adalah 256 MB. Sebuah table dalam database client/server dinyatakan dalam satuan GB, bukan lagi MB. Perbandingan 1 GB = 1024 MB.
· Kecepatan
Dengan tabel yang besar, perbedaan kecepatan pencarian data akan semakin signifikan. Contoh : untuk sebuah pencarian menggunakan Paradox pada sistem file server yang membutuhkan waktu 2 menit hanya membutuhkan waktu kurang dari 20 detik menggunakan aplikasi berbasis client/server.
· Skalabilitas
Kebanyakan server database bisa berjalan di multiple platform (Novell, SCO UNIX, VAX, Sun, Linux, Windows NT) sehingga Anda bisa menambah server seiring dengan peningkatan kebutuhan di masa mendatang.
· Integritas dan Keamanan
Salah satu tanggung jawab departemen MIS/EDP adalah melindungi harta perusahaan. Dalam hal ini data dari kehilangan atau dipergunakan oleh orang yang tidak berhak. Adalah sangat sulit dilakukan kalalu ada data tersebut berada di PC lokal masing-masing.
Di lain pihak, pengguna (end user) ingin menggunakan tools yang familiar dengan mereka. Client/server memungkinkan kedua belah pihak (MIS dan end user) memenuhi apa yang diinginkan. End User bisa menggunakan tools yang disukai untuk membaca data, sementara MIS bisa melakukan backup keseluruhan data dari satu tempat, sekaligus membatasi siapa yang boleh membaca, siapa yang boleh mengubah data.
· Bisa diprogram
Server database bisa diprogram. Anda bisa menuliskan aturanbisnis dan memprogram di server database sehingga sebuah aturan yang bersifat umum tidak perlu dituliskan kembali di setiap aplikasi yang dibuat.
· Transaction Control
Kemampuan server database meng-update beberapa tabel sekaligus dan memasikan semuanya sukses terupdate merupakan faktor yang kritis bagi aplikasi database yang kompleks. Kalau ada salah satu tabel yang gagal di update, maka semua yang sudah tercatat dari transaksi terakhir harus dibatalkan dandikembalikan ke posisi semula. Hanya server database yang mempunyai kemampuan seperti itu.
Borland Delphi
Dari pertama kali ACCURATE dikembangkan, sudah menggunakan bahasa program Borland Delphi. ACCURATE versi 4 dibuat dari Borland Delphi versi 5.0 dimana di versi tersebut memberikan banyak kemudahan dalam membuat program dibandingkan dengan versi sebelumnya.
Firebird?
Dari berbagai pilihan ACCURATE versi 4 memutuskan menggunakan Firebird versi 2. Salah satu server database yang bisa dijalankan dalam berbagai operating system ynag paling populer saat ini, Windows NT, Windows 2000, UNIX dan LINUX. Untuk lingkungan yang lebih kecil, Firebird bisa dijalankan di PC yang berjalan sendiri saja dengan Windows 98, Windows NT, maupun Windows 2000. Firebird juga mempunyai kebijakan OPEN SOURCE, yang berarti user boleh meng-install dan mempergunakan database server Firebird secara cuma-Cuma.
Fast Report?
Dari berbagai pilihan ACCURATE versi 4 memutuskan menggunakan Fast Report dalam desain reportnya. Hal demikian itulah yang menyebabkan harga jual ACCURATE dapat ditekan sampai semurah mungkin.
Multi Currency
Software yang mempunyai fasilitas Multi Currency banyak diburu masyarakat Indonesia setelah Indonesia terkena krisis ekonomi yang mengharuskan mencatat transaksi dalam mata uang yang tepat, dan dapat diketahui berapa laba/rugi selisih kurs yang ditimbulkan.
Selain untuk mengetahui berapa saldo kas, piutang, dan utang dalam mata uang aslinya juga perlu diketahui berapa saldo kas, piutang, dan utang tersebut jika distandarisasikan dengan mata uang laporan keuangan perusahaan.
ACCURATE Accounting Software memberikan solusi untuk hal tersebut yaitu dengan menghitung otomatis:
ü Realized Gain/Loss Foreign Exchange
Selisih kurs yang diakibatkan dari transaksi real yang benar-benar sudah terjadi perbedaan kursnya pada saat pertama muncul dan pada perubahan transaksi tersebut.
ü Unrealized Gain/Loss Foreign Exchange
Selisih kurs yang diakibatkan oleh proses tutup buku bulanan maupuan tahunan, dimana setiap akhir periode harus disusun laporan keuangan khususnya Balance Sheet. Balance Sheet melaporkan posisi keuangan perusahaan per tanggal disajikan laporan tersebut, sehingga jika ada assets atau liability yang bukan dalam mata uang base currency harus dikurskan pada tanggal neraca. Oleh sebab itu ada perubahan nilai kurs pada awal periode sebelumnya dengan kurs pada akhir periode bersangkutan. Laba/Rugi selisih kurs inilah yang dinamkan Unrealized Gain/Loss Foreign Exchange yaitu laba/rugi yang bersifat semu. Untuk menghitung proses ini Anda tinggal melakukan proses Periodic – Period End untuk bulan yang bersangkutan.
Ada tiga tipe akun yang tetap dicatat dalam mata uang aslinya (foreign currency/valuta asing) juga sudah distandarisasikan dengan mata uang pelaporan (base currency) yaitu : Akun tipe Cash/Bank, Account Receivable (Customer) dan Account Payable (Vendor). Setiap terjadi perubahan terhadap akun ini, ACCURATE secara otomatis menanyakan kurs yang berlaku.

17.07 | Posted in , , , | Selengkapnya »

Pengantar Programming

Beberapa definisi
Program : Adalah serangkaian instruksi yang logis, ditulis dalam bahasa pemrograman (bahasa yang dimengerti oleh komputer) untuk menghasilkan informasi (output) sesuai dengan keinginan si pemakai jasa komputer (User).
Programming : Adalah tahapan dalam pembuatan program.
Programmer : Adalah orang atau tenaga pelaksana yang mempunyai tugas untuk membuat dan menyiapkan program siap pakai.

Tahapan dalam programming
Dalam proes pembuatan sebuah program, seorang programmer biasanya menempuh beberapa tahap antara lain:

1. Mengenal permasalahan
Sebelum kita memecahkan permasalahan, pertama kali kita harus mengetahui secara mendetail permasalahan yang ada. Untuk itu harus diperhatikan semua ketentuan - ketentuan dan syarat-syarat yang diminta dalam proses pengolahan datanya.
2. Menganalisa permasalah
Langkah selanjutnya adalah menganalisa permasalahan sesuai dengan deskripsi yang ada untuk memperoleh pemecahan yang logis dan efisien.
3. Membuat rancangan sistem
Jika metode pemecahan masalah telah diperoleh, selanjutnya dilakukan proses persiapan rancangan sistem yang meliputi :
a. Deskripsi pekerjaan, yang memuat keterangan umum mengenai suatu persoalan dan apa yang akan dihasilkan dari program tersebut.
b. System Flowchart, memuat keterangan yang menunjukkan tahap proses pelaksanaan kegiatan. Antara lain menunjukkan input dan output proses, media yang akan dipergunakan dalam proses pengolahan data dan lain sebagainya.
c. Input layout, memuat keterangan tentang struktur file yang dipergunakan sebagai input.
d. Output layout, memuat keterangan tentang struktur file yang dipergunakan sebagai output.
e. Processing specification, memuat keterangan tentang ketentuan proses, rumus-rumus yang digunakan, syarat-syarat dan tindakan yang berhubungan dengan suatu kondisi dalam pengolahn data.
4. Menulis Program
Setelah spesifikasi program selesai dipersiapkan, biasanya seorang programmer memulai dengan membuat flowchart secara detail. Kemudian dilakukan test kering (mentes program flowchart dengan data bikinan), jika tidak lagi terdapat kesalahan logika, barulah programmer memindahkan instruksi logis yang ada dalam flowchart kedalam statemen-statemen bahasa pemrograman (listing program).
Penulisan instruksi/statemen ini harus memperhatikan kaidah (sintaks) untuk setiap bahasa, karena masing-masing bahasa memiliki aturan penulisan yang berbeda-beda.
5. Kompiling dan Linkimg
Setelah listing program selesai ditulis dan dientry ke dalam media penyimpanan komputer, tahapan berikutnya adalah memeriksa aturan penulisan (sintaks program), proses ini disebut dengan “Compiling“. Bila terdapat kesalahan dalam listing program, komputer akan memberitahukan jenis dan posisi dimana kesalahan terjadi. Sedangkan jika tidak terdapat kesalahan, proses compile akan menghasilkan object program dalam bentuk bahasa mesin (mecine languange oriented).
Tahap berikutnya adalah menggabungkan object-object program tersebut agar terbentuk satu program utuh yang siap digunakan, proses ini disebut dengan “Linking”
6. Menjalankan program
Dengan asumsi bahwa baik data maupun programnya sudah dinyatakan benar (valid) maka program tersebut dapat dipergunakan untuk memproses data, menghasilkan laporan berdasarkan hasil proses yang dilakukan.
Dari tahapan kegiatan terebut di atas, programmer senantiasa selalu berusaha untuk menghasilkan program-program aplikasi yang spesifik (khusus), misalnya program aplikasi pengolah kata (Wordstar, Word, Word Perfect), program pengolah angka (Lotus 123, Exccel), hiburan (Game) dan lain sebagainya.
7. Pembuatan dokumentasi
Untuk mencegah segala kemungkinan yang tidak dinginkan dan juga untuk memudahkan pada programmer di dalam mengadakan perubahan-perubahan dalam sistem maupun program, mutlak diperlukan dokumentasi yang lengkap. Setiap perubahan baik dari sistem maupun program harus dicatat dalam standard Documentation (sebuah metode pendokumentasian yang standard dalam sistem koputerisasi).

17.01 | Posted in , , | Selengkapnya »

Pengertian dasar dan simbol pada flowchart

Pengenalan Flowchart
Flowchart merupakan gambar atau bagan yang memperlihatkan urutan dan hubungan antar proses beserta instruksinya. Gambaran ini dinyatakan dengan simbol. Dengan demikian setiap simbol menggambarkan proses tertentu. Sedangkan hubungan antar proses digambarkan dengan garis penghubung.
Flowchart ini merupakan langkah awal pembuatan program. Dengan adanya flowchart urutan poses kegiatan menjadi lebih jelas. Jika ada penambahan proses maka dapat dilakukan lebih mudah. Setelah flowchart selesai disusun, selanjutnya pemrogram (programmer) menerjemahkannya ke bentuk program dengan bahsa pemrograman.

Simbol-simbol flowchart
Flowchart disusun dengan simbol-simbol. Simbol ini dipakai sebagai alat bantu menggambarkan proses di dalam program.

Kaidah-kaidah pembuatan Flowchart
Dalam pembuatan flowchart tidak ada rumus atau patokan yang bersifat mutlak. Karena flowchart merupakan gambaran hasil pemikiran dalam menganalisa suatu masalah dengan komputer. Sehingga flowchart yang dihasilkan dapat bervariasi antara satu pemrogram dengan pemrogram lainnya.
Namun secara garis besar, setiap pengolahan selalu terdiri dari tiga bagian utama, yaitu;
• Input berupa bahan mentah
• Proses pengolahan
• Output berupa bahan jadi.
Untuk pengolahan data dengan komputer, dapat dirangkum urutan dasar untuk pemecahan suatu masalah, yaitu;
 START: berisi instruksi untuk persiapan perlatan yang diperlukan sebelum menangani pemecahan masalah.
 READ: berisi instruksi untuk membaca data dari suatu peralatan input.
 PROCESS: berisi kegiatan yang berkaitan dengan pemecahan persoalan sesuai dengan data yang dibaca.
 WRITE: berisi instruksi untuk merekam hasil kegiatan ke perlatan output.
 END: mengakhiri kegiatan pengolahan



Download Selengkapnya

16.58 | Posted in , , | Selengkapnya »

Pengenalan CSS

Sebelum rekan-rekan sekalian mempelajari CSS, diasusmsikan rekan-rekan sudah memahami dasar dasar HTML / XHTML.
Pengertian CSS
Apa itu CSS?
  • CSS adalah singkatan dari Cascading Style Sheets. Berisi rangkaian instruksi yang menentukan bagiamana suatu text akan tertampil di halaman web.
  • Perancangan desain text dapat dilakukan dengan mendefinisikan fonts (huruf) , colors (warna), margins (ukuran), latar belakang (background), ukuran font (font sizes) dan lain-lain. Elemen-elemen seperti colors (warna) , fonts (huruf), sizes (ukuran) dan spacing (jarak) disebut juga “styles”.
  • Cascading Style Sheets juga bisa berarti meletakkan styles yang berbeda pada layers (lapisan) yang berbeda.
  • CSS terdiri dari style sheet yang memberitahukan browser bagaimana suatu dokumen akan disajikan.
  • Fitur-fitur baru pada halaman web lama dapat ditambahkan dengan bantuan style sheet.
  • Saat menggunakan CSS, Anda tidak perlu menulis font, color atau size pada setiap paragraf, atau pada setiap dokumen. Setelah Anda membuat sebuah style sheet, Anda dapat menyimpan kode tersebut sekali saja dan dapat kembali menggunakannya bila diperlukan.
Keuntungan Menggunakan CSS
  • CSS memberikan keseragaman pada halaman web.
  • Dengan CSS dapat menghemat banyak waktu dan pekerjaan berulang. Saat menggunakan CSS, perubahan tidak perlu dilakukan dalam setiap halaman web. Anda hanya perlu membuat perubahan dalam style sheet.
  • CSS memungkinkan Anda untuk memuat halaman web Anda dengan mudah.
  • Layers (Lapisan), seperti item pop-up, dapat digunakan dalam dokumen.
  • CSS membantu Anda memelihara halaman web Anda dengan mudah dan efektif.

16.55 | Posted in , , | Selengkapnya »

Elemen-elemen HTML

HTML Elements
Dokumen HTML didefinisikan menggunakan elemen-elemen HTML / HTML elements.
Elemen HTML adalah semua yang terdapat diantara start tag sampai end tag.
Start tag *Isi ElemenEnd tag *
<p>This is a paragraph</p>
<a href=”google.com” >This is a link</a>
<br />
HTML Element Syntax
Sintaks elemen HTML mempunyai ciri sebagai berikut:
  • Elemen HTML dimulai dengan start tag / opening tag
  • Elemen HTML diakhiri dengan end tag / closing tag
  • Isi Elemen / element content adalah semua yang terdapat diantara start tag dan end tag
  • Beberapa elemen HTML tidak memiliki isi atau konten
  • Elemen yang tidak memiliki isi atau kosong ditutup pada awal tag
  • Sebagian besar elemen HTML dapat diberi atribut tertentu
Nested HTML Elements
Dalam penulisan dokumen HTML dipastikan menggunakan banyak elemen. Suatu elemen dapat berada di dalam elemen lain atau elemen tersebut menjadi isi / konten pada elemen lain. Hampir semua elemen HTML dapat bersarang. Sehingga dapat disimpulkan bahwa dokumen HTML terdiri dari elemen HTML yang bersarang.
Contoh Dokumen HTML
1
2
3
4
5
6
7
<html>
 
<body>
<p>Paragraf pertama</p>
</body>
 
</html>
Pada contoh diatas terdapat tiga buah elemen. Elemen-elemen tersebut adalah:
Elemen <p>. Elemen ini mendefinisikan suatu konten yaitu sebuah paragraf pada dokumen HTML. Elemen ini dimulai dengan start tag <p> dan diakhiri dengan end tag </p>. Isi atau konten dari elemen ini adalah: Paragraf pertama
<p>Paragraf pertama</p>
Elemen <body>. Elemen ini mendefinisikan suatu konten yaitu body / tubuh dokumen HTML. Bagian ini adalah konten halaman web yang akan tertampil pada halaman web. Elemen ini dimulai dengan start tag <body> dan diakhiri dengan end tag </body>. Isi atau konten dari elemen ini adalah: elemen paragraf (yang sudah dijelaskan diatas).
<body>
<p>Paragraf pertama</p>
</body>
Elemen <html>. Elemen ini mendefinisikan sebuah dokumen HTML. Elemen ini dimulai dengan start tag <html> dan diakhiri dengan end tag </html>. Isi atau konten dari elemen ini adalah: elemen body (yang sudah dijelaskan diatas).
<html>
 
<body>
<p>Paragraf pertama</p>
</body>
 
</html>
Empty HTML Elements
Elemen HTML yang tidak memiliki konten atau isi disebut empty element / elemen kosong. Elemen dapat ditutup pada awal tag. <br> adalah contoh elemen kosong yang tidak memerlukan end tag. <br> bermakna ganti baris. Pada XHTML, XML, dan versi HTML yang lebih baru, semua elemen harus ditutup dengan end tag. Cara yang tepat untuk menutup elemen kosong yang dapat diterima oleh HTML, XHTML dan XML adalah dengan menambahkan garis miring di awal tag, seperti <br />. Walaupun <br> terbukti berjalan baik disemua browser, menulis <br /> akan lebih baik.
Terkadang kita sering lupa memberi end tag pada suatu elemen. Seperti contoh dibawah ini:
<p>Paragraf pertama</p>
<p>Paragraf kedua</p>
Hampir semua browser dapat menampilkan HTML dengan baik walaupun kita lupa memberi end tag pada suatu elemen HTML. Tetapi terdapat pula beberapa elemen yang akan menimpulkan kesalahan (errors) saat kita lupa memberikan end tag. Oleh karena itu, akan lebih baik kita tidak lupa menulis end tag pada suatu elemen.

16.54 | Posted in , , | Selengkapnya »

Membuat Aplikasi penginputan Nilai Mahasiswa memakai pemograman Delphi


Spesifikasi kebutuhan kontrol komponen
Sebelum memulai program dalam Laporan Akhir ini,kita harus mengetahui beberapa kontrol komponen yang di perlukan untuk membuatnya.dibawah ini daftar kontrol komponen yang di perlukan untuk membuat program aplikasi tersebut.
Komponen
Properti
Nilai dari Properti

Label1
Name
Label1


Caption
Masukkan Nilai

Label2
Name
Label2


Caption
Predikat

Label3
Name
Label3


Caption
Keterangan

Edit1
Name
Kosongkan

Edit2
Name
Kosongkan

Edit3
Name
Edit3

Button1
Name
Button1


Caption
Proses

Button2
Name
Button2


Caption
Clear

Button3
Name
Button3


Caption
Exit


Langkah Pembuatan Program
Setelah anda memenuhi semua spesifikasi  kontrol komponen yang di butuhkan untuk membuat porogram tersebut ,langkah selanjutnya adalah pembuatan programnnya .
Berikut ini langkah langkah pembuatanya :
1.      Masuklah ke dalam lingkungan delphi.
2.      Buatlah sebuah form baru kemudian desain lah dengan menenpatkan kontrol - kontrol komponen pada bidang form tersebut .hasil akhir desain form itu dapat anda lihat di bawah ini :
3.     
4.      Setelah anda menyelesaikan tahap awal pembuataan program ini ,langkah selanjutnya  adalah menuliskan listing program.dibawah ini listing program selengkapnya.

LISTING PROGRAM EMBUAT FORM NILAI MAHASISWA
unit Unit1;
interface
uses
  Windows, Messages, SysUtils, Variants, Classes, Graphics, Controls, Forms,
  Dialogs, StdCtrls;
type
  TForm1 = class(TForm)
    Label1: TLabel;
    Label2: TLabel;
    Label3: TLabel;
    Edit1: TEdit;
    Edit2: TEdit;
    Edit3: TEdit;
    Button1: TButton;
    Button2: TButton;
    Button3: TButton;
    procedure Button2Click(Sender: TObject);
    procedure Button3Click(Sender: TObject);
    procedure Button1Click(Sender: TObject);
    procedure Edit1KeyPress(Sender: TObject; var Key: Char);
  private
    { Private declarations }
  public
    { Public declarations }
  end;
var
  Form1: TForm1;
implementation
uses Math;
{$R *.dfm}
                     
procedure TForm1.Button2Click(Sender: TObject);
begin
Edit1.Text:='';
Edit2.Text:='';
Edit3.Text:='';
end;
procedure TForm1.Button3Click(Sender: TObject);
begin
Application.Terminate;
end;
procedure TForm1.Button1Click(Sender: TObject);
begin
if (Edit1.Text)='' then
begin
MessageDlg('Harap Isikan Nilai',mtInformation,[mbOK],0);
end
else if StrToInt(Edit1.Text)<50 then
begin
Edit2.Text:='E';
Edit3.Text:=' Gagal ';
end
else if StrToInt(Edit1.Text)<60 then
begin
Edit2.Text:='D';
Edit3.Text:=' Lulus ';
end
else if StrToInt(Edit1.Text)<70 then
begin
Edit2.Text:='C';
Edit3.Text:=' Lulus ';
end
else if StrToInt(Edit1.Text)<80 then
begin
Edit2.Text:='B';
Edit3.Text:=' Lulus ';
end
else if StrToInt(Edit1.Text)<=100 then
begin
Edit2.Text:='A';
Edit3.Text:=' Lulus ';
end
end;
procedure TForm1.Edit1KeyPress(Sender: TObject; var Key: Char);
begin
if not (key in['0'..'9',#13,#8,'.',','])then key:=#0;
end;
end.





LOGIKA PROGRAM MEMBUUAT FORM NILAI MAHASISWA
Untuk mengetikan listing diatas,yang kita lakukan adalah mengklik 1 kali pada komponen yang kita buat tadi nanti akan muncul listing seperti diatas Cuma ada penambahan di beberapa seperti listing yang di atas ada tanda strip diatas saya gunakan untuk memberitahukan data yang ada penambahannya .ini saya akan menjelaskan maksud maksud data yang di listing atas :

·         if (Edit1.Text)='' then
begin
MessageDlg('Harap Isikan Nilai',mtInformation,[mbOK],0);
end
Statment dia atas pada perintah if ( Edit1.Text )=”then, dimaksudkan apabila pada edit1 yang di beri nama Nilai  kosong maka akan menampilkan pesan Information kepada user ‘Harap Isikan Nilai’ ,


else if StrToInt(Edit1.Text)<50 then

begin
Edit2.Text:='Gagal';
Edit3.Text:='E';
end
     Stament diatas pada perintah if memberitahukan jika statment nilai yang diberikan tidak terpenuhi [ Edit2 (nilai) angkanya kurang dari 50 maka pada edit2(Predikat) ] Maka akan menampilkan hasil isinya Gagal dan pada Edit3(Keterangan) akan menampilkan isi keterangannya E

else if StrToInt(Edit1.Text)<60 then
begin
Edit2.Text:='Lulus';
Edit3.Text:='D';
end
     Stament diatas pada perintah if memberitahukan jika statment nilai yang diberikan tidak terpenuhi [ Edit2 (nilai) angkanya kurang dari 60 maka pada edit2(Predikat) ] Maka akan menampilkan hasil isinya lulus dan pada Edit3(Keterangan) akan menampilkan isi keterangannya D

else if StrToInt(Edit1.Text)<70 then
begin
Edit2.Text:='Lulus';
Edit3.Text:='C';
end
  Stament diatas pada perintah if memberitahukan jika statment nilai yang diberikan tidak terpenuhi [ Edit2 (nilai) angkanya kurang dari 70 maka pada edit2(Predikat) ] Maka akan menampilkan hasil isinya lulus dan pada Edit3(Keterangan) akan menampilkan isi keterangannya C

else if StrToInt(Edit1.Text)<80 then
begin
Edit2.Text:='Lulus';
Edit3.Text:='B';
end
   Stament diatas pada perintah if memberitahukan jika statment nilai yang diberikan tidak terpenuhi [ Edit2 (nilai) angkanya kurang dari 80 maka pada edit2(Predikat) ] Maka akan menampilkan hasil isinya Lulus dan pada Edit3(Keterangan) akan menampilkan isi keterangannya B

else if StrToInt(Edit1.Text)<=100 then
begin
Edit2.Text:='Lulus';
Edit3.Text:='A';
end
   Stament diatas pada perintah if memberitahukan jika statment nilai yang diberikan tidak terpenuhi [ Edit2 (nilai) angkanya kurang dari 100 maka pada edit2(Predikat) ] Maka akan menampilkan hasil isinya Lulus dan pada Edit3(Keterangan) akan menampilkan isi keterangannya A
Dan pada Button2 yang berisi dengan nama Clear kita tambahkan statment berikut ini:
Edit1.Text:='';
Edit2.Text:='';
Edit3.Text:='';
   Statment diatas pada nama Edit1,Edit2,dan Edit3 kita kosongkan sehingga pada saat kembali isi nilainya tidak ada yang kita value .dan pada Button3 yang berisi dengan nama Exit kita tambahkan statment berikut ini :
Application.Terminate;
  Statment diatas berarti memberhentikan dari proses nge RUN. 

if not (key in['0'..'9',#13,#8,'.',','])then key:=#0;
   Pada Event OnKeyPress Edit1 diisi dengan if not (key in['0'..'9',#13,#8,'.',','])then key:=#0; artinya tombol yang berfungsi hanya angka 0 sampai 9 ,tombol enter, tab, titik, dan koma disebabkan karena kita hanya diperintahkan untuk memasukkan nilai , karena nilai berbentuk angka, berarti kita hanya menginputkan angka saja tidak yang lainnya seperti huruf dan karakter lainnya.

Pengujian Program
1.Tekan tombol  F9 atau klik tanda panah hijau pada MenuBar.Pada awal tampilan aplikasi ,Fokus kursor otomatis berada pada control cmbkategori.gunakan tombol panah .fokus akan pindah ke kontrol Form Nilai Mahasiswa ,secara otomatis otomatis akan di tampilkan.
INILAH HASIL OUTPUT YANG AKAN DI TAMPILKAN



01.55 | Posted in , , , , | Selengkapnya »

Recently Commented

Recently Added

Blog Archive